admin 13 April 2026
CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi
melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora)
Kota Cimahi menyelenggarakan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam
rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di
Aula Gedung B Pemerintah Kota Cimahi, Kamis (19/2/2026).
Forum OPD ini menjadi bagian
penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk menyelaraskan
program kerja Disbudparpora dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan
pemerintah pusat dan provinsi. Selain itu, forum ini juga menjadi ruang diskusi
dan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana,
dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci
utama dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah
berkontribusi, termasuk insan seni, pelaku pariwisata, serta organisasi
olahraga.
“Forum ini merupakan bagian dari
siklus perencanaan tahunan untuk memantapkan rencana kerja tahun 2027.
Kolaborasi menjadi kunci agar program yang dirancang benar-benar menjawab
kebutuhan masyarakat,” ujar Bapak Wali Kota Cimahi.
Lebih lanjut, Beliau
mengungkapkan bahwa tahun 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah
daerah, terutama dengan adanya penyesuaian fiskal yang berdampak pada anggaran.
Namun demikian, kondisi tersebut dipandang sebagai bagian dari transformasi
dalam tata kelola pemerintahan yang lebih berorientasi pada pelayanan publik.
“Ini bukan sekadar pemangkasan,
tetapi bagian dari transformasi besar dalam tata kelola pemerintahan yang lebih
berfokus pada pelayanan publik dan penguatan kemandirian ekonomi,” tegas
Beliau.
Sementara itu, Kepala
Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastian, menyampaikan bahwa penyusunan rencana
kerja tahun 2027 tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga
diarahkan pada penguatan ekosistem di masing-masing sektor.
Menurut Bapak Kepala
Disbudparpora Kota Cimahi, sektor kebudayaan akan difokuskan pada pelestarian
warisan lokal dan pengembangan ruang kreatif. Sektor pariwisata didorong
berbasis potensi unggulan daerah, sedangkan kepemudaan dan olahraga diarahkan
untuk mendorong lahirnya generasi yang berprestasi dan berdaya saing.
“Forum ini bukan sekadar agenda
tahunan, tetapi momentum untuk menyatukan visi. Program yang disusun harus
memberikan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa
perencanaan yang disusun harus dikawal hingga tahap implementasi agar
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ke depan masih ada tahapan
lanjutan yang harus kita siapkan bersama agar program dapat berjalan secara optimal,”
tambah Beliau.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan disampaikan oleh para peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, komunitas budaya, pelaku pariwisata, hingga organisasi kepemudaan dan olahraga. Hal ini menunjukkan pentingnya peran kolaborasi dalam menyusun perencanaan yang responsif dan tepat sasaran.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga
Disbudparpora Kota Cimahi, Lucky Raden Sugih Mauludin, mengungkapkan bahwa
salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah keterbatasan sarana dan
prasarana, khususnya di bidang olahraga.
“Meski sudah ada beberapa
fasilitas, namun secara umum masih perlu ditingkatkan, terutama untuk mendukung
kebutuhan pembinaan dan tuntutan regulasi,” ujarnya.
Selain itu, kebutuhan akan
fasilitas bumi perkemahan bagi kegiatan Pramuka juga menjadi perhatian penting.
Menurut Beliau, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung kegiatan,
tetapi juga berperan dalam penguatan pembinaan dan aspek legalitas organisasi.
Isu lain yang turut dibahas
adalah jalur prestasi bagi atlet dalam sistem penerimaan peserta didik baru.
Bapak Lucky Raden Sugih Mauludin menekankan pentingnya sinergi antara
Disbudparpora, Dinas Pendidikan, serta Kantor Cabang Dinas agar atlet
berprestasi memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Perlu ada kesepahaman bersama
agar atlet berprestasi tidak kehilangan haknya dalam melanjutkan pendidikan
melalui jalur prestasi,” tegas Beliau.
Seluruh masukan yang dihimpun
dalam forum ini akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen perencanaan, sehingga
program yang dirancang dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Melalui Forum OPD ini, Pemerintah
Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor kebudayaan,
pariwisata, kepemudaan, dan olahraga sebagai bagian penting dalam pembangunan
daerah. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan perencanaan tahun 2027 dapat
berjalan lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
18 May 2026
18 May 2026
18 May 2026
14 April 2026
13 April 2026
13 April 2026