Icon

Cagar Budaya

Bangunan Rumah Sakit Dustira

admin 22 July 2024

Bangunan Rumah Sakit Dustira

Rumah Sakit Tk. II Dustira adalah rumah sakit yang berada di Cimahi. Sejumlah sumber menuliskan bahwa Rumah Sakit Dustira didirikan pada tahun 1887 dengan nama Militaire Hospital Tjimahi (Lubis, 2004:19). Informasi yang persis sama juga dikutip oleh laman resmi Rumah Sakit Dustira, rs.dustira.com. Di atas gerbang sebelah kiri dan kanan RS Dustira terpampang tulisan Anno 1887 yang kemungkinan dijadikan sebagai acuan titimangsa pembangunan bangunan rumah sakit tersebut.

Hasil riset terhadap sejumlah arsip koran terbitan tahun sezaman antara tahun 1895-1898, majalah militer Hindia Belanda, serta arsip peta denah pembangunan Militair Hospital te Tjimahi, menunjukkan bahwa pembangunan rumah sakit militer Hindia Belanda itu dimulai pada tahun 1896. Sumber arsip peta yang diperoleh dari Arsip Nasional menunjukkan terdapat beberapa denah pembangunan Militair Hospital di Tjimahi. Arsip denah yang berjudul Ontwerp Voor Een Militair Hospital 2e Kl. Te Tjmahi, dengan skala 1:500 menunjukkan bahwa denah itu disetujui oleh Perwira Pertama Geni, JCH Fischer sebagai pemimpin pembangunan garnisun Cimahi pada tanggal 28 Mei 1896. Selanjutnya denah itu dilihat dan disetujui oleh Perwira Perta Geni, AJJ Staal sebagai komandan Afdeling Militer 1 Jawa, Bengkulu, Lampung dan Distrik Bangka. Denah pembangunan Militair Hospital itu selanjutnya dikukuhkan dengan Besluit (surat keputusan) Nomor 18 Tanggal 4 September ditandatangani Sekretaris 1896 yang Gubernur Jenderal, JWCh Stuart Cohen. Surat kabar Batavia nieuwsblad edisi 11 Desember 1896 memberitakan bahwa pemerintah telah memberikan otorisasi untuk membangun rumah sakit militer di Cimahi dengan anggaran diperkirakan sebesar 245.000 gulden. Sementara situs historicalhospitals.com mengutip Kolonial Verslag tahun 1898 menyebutkan bahwa rumah sakit garnisun di Cimahi ini dibuka pada 1897. Laporan Kolonial tahun 1898 itu menyebutkan bahwa penyelesaian bagian dari rumah sakit militer kelas 2 diperlukan untuk memenuhi kapasitas pada akhir 1897. Laporan yang dibuat JCH Fischer yang dimuat dalam Tijdschrift van Het Koninklijk Instituut van Ingenieurs, Notulen der Vergaderingen, Verhandelingen Enz, Insituutjaar 1898-1899, "Het Militaire Etablissement te Tjimahi", menyebutkan pembangunan rumah sakit militer kelas 2 itu selesai pada pada pertengahan 1898. Sejumlah foto yang dikeluarkan KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) dan kini dikelola secara digital oleh University Leiden menunjukkan perayaan peringatan 30 tahun Militair Hospital Tjimahi. Salah satu foto memperlihatkan maket rumah sakit dengan tampilan depan bertuliskan 1897-1927 yang merupakan peringatan 30 tahun rumah sakit tersebut. Ini menunjukkan titimangsa rumah sakit tersebut jatuh pada tahun 1897 yang diperkirakan mengacu pada saat mulai beroperasi atau dibukanya rumah sakit untuk merawat pasien.

Pada masa pendudukan tentara Jepang, Rumah Sakit Militer itu berfungsi sebagai rumah sakit kamp untuk tahanan perang dan interniran sipil (laki-laki dan anak laki- laki yang lebih tua). Pada 1945-1947, rumah sakit ini dikuasai NICA. Setelah pengakuan kedaulatan RI oleh pemerintah kerajaan Belanda (1949), Militaire Hospital diserahkan Belanda kepada TNI yang diwakili Letkol dr. Rd. Kornel Singawinata. Sejak saat itu, namanya diubah menjadi RS Territorium III dan Singawinata diangkat sebagai kepala rumah sakit. Pada Mei 1956, dalam rangka HUT Territorium III/Siliwangi ke-10, RS itu diberi nama RS Dustira oleh Panglima Territorium III, Kolonel A. Kawilarang sebagai penghargaan terhadap jasa-jasa Mayor dr Dustira Prawiraamidjaja. Mayor dr. Dustira Prawiraamidjaja adalah seorang dokter lulusan Geneeskundige School di Jakarta sebelum Perang Dunia II pecah. Mayor dr. Dustira Prawiraamidjaja terlibat dalam pertempuran dengan membantu para pejuang memberikan pertolongan kepada korban peperangan terutama di wilayah front Padalarang.

-

Buka: 00:00

Tutup: 00:00

Harga: Rp.0,00

Alamat: Jl. Dustira No.1, Baros, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat 40521

Bagikan:

Wisata Terbaru